Newest news

Minggu, 18 Februari 2024

Mahasiswa Beserta Masyarakat Demo Tolak Tambang Emas Blok Wabu di Intang Jaya

Blok wabu
                                                         https://child-netw.Google.com.
          
                      
Google.com, INTAN JAYA - Solidaritas mahasiswa dan masyarakat Kabupaten Intan Jaya menggelar aksi demontrasi di depan Kantor Gubernur Papua Tengah, Nabire.
Pada hari kamis tnggal, 18 Januari 2024,
Koordinator Aksi Mario Hagimuni mengatakan aksi tersebut sebagai bentuk penolakan pembangunan perusahaan tambang Blok Wabu di Kabupaten Intan Jaya, Papua Tengah.


“seluruh mahasiswa dan masyarakat beserta Alam Papua bersepakat bahwa sampai kapan pun dimana pu kami menolak PT. Antam TBK di Blok wabu karena itu merusak hutan Primer dan Jagan Di Jadikan Hutan Sakunder, kehidupan masyarakat di Intan Jaya,


” beber mario Dia menduga ada pemberian izin ekploitasi oleh Pemerintah Provinsi Papua kepada perusahaan tambang tersebut.


“Tambang di Blok Wabu ini diizinkan dan eksploitasi oleh pemerintah maka dengan tegas kami tolak kehadiran Blok Wabu,” tegasnya.


saya berharap tidak ada pemberian izin atau rekomendasi oleh Pemprov Papua Tengah.


“Kami berharap kepada ibu PJ Gubernur Papua Tengah untuk jangan memberikan rekomendasi ataupun surat perizinan kepada pemegang saham perusahaan tambang di Blok Wabu.
Jaga tanah karena tanah ini adalah mama kami, sumber kehidupan kami, jangan jual tanah kami !," Itu ibu kami.

kantor Gubernur Prov. Papua tengah 
Jln Merdeka 
     
Sementara, Pj Gubernur Papua Tengah Ribka Haluk membantah isu pemberian izin Blok Wabu tersebut.


“Pemerintah Provinsi Papua Tengah memberikan izin pengoperasian perusahaan Blok Wabu itu, tidak benar, jangan mudah terprovokasi," tegasnya. (https://child-netw.blogspot.com) 



Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Mahasiswa Beserta Masyarakat Demo Tolak Tambang Emas Blok Wabu di Intang Jaya

Blok wabu                                                           https://child-netw.Google.com.                                   Google....